Teori Konstruktivisme

Teori konstruktivisme adalah sebuah teori yang membangun, membangun dari segi kemampuan maupun pemahaman dalam proses pembelajaran. Harapan dari teori konstrukivisme yaitu siswa diharapkan untuk aktif dan membuat siswa lebih kritis dan cerdas. Menurut Hill teori ini adalah bagaimana menghasilkan sesuatu dari apa yang dipelajari atau bagaimana suatu proses pembelajaran dapat bermakna dalam kehidupan agar berguna untuk kemaslahatan. Shymansky mengatakan bahwa teori konstruktivisme ini adalah aktivitas yang aktif, dimana siswa membina sendiri pengetahuannya, mencari arti, konsep dan ide baru dengan kerangka berfikir yang dia.

Setiap teori memiliki kelebihan dan kekurangan, dalam teori konstruktivisme ini memiliki kelebihan, yakni pertama, guru bukan satu-satunya sumber belajar. Proses pembelajaran siswa untuk lebih aktif menemukan sumber belajar sehingga akan banyak materi yang didapatnya, karen dala proses pembeljaran guru hanya sebagai pemberi ilmu. Kedua, siswa dalam proses pembelajaran akan lebih aktif dan kreatif. Ketiga, pembelajaran akan lebih bermakna. Keempat, pada proses pembelajaran akan lebih memiliki kebebasan. Kekurangan dari teori konstruktivisme yaitu pertama sarana belajar. Kedua, evaluasi, pandangan ini mengemukakan bahwa lingkungan belajar sangat mendukung proses belajar. Ketiga peran guru, dalam teori ini peran guru hanya untuk membantu agar proses pembelajaran oleh siswa berjalan dengan lancar. 

Comments

Popular posts from this blog

Review artikel topik 9&10