komponen -komponen pembelajaran
Media dan Evaluasi Pembelajaran
Media berasal dari kata jamak medium yang artinya
perantara. Media juga berasal dari bahasa latin “medius” yang secara bahasa
adalah tengah. Media juga terdapat dalam bahasa Arab yang artinya pengantar
pesan oleh pengirim ke penerima pesan. Menurut Gerlach dan Ely mengartikan
media sebagai benda perantara yang dapat membuat kondisi yang menjadikan siswa
mampu mendapatkan pengetahuan, keterampilan, sikap. Association for Education
and Communication Technology (AECT) mendefinisikan media yaitu segala bentuk
yang dipergunakan untuk suatu proses penyaluran informasi. Sedangkan, Education
Association (NEA) mendefinisikan sebagai benda yang dapat dimanipulasi,
dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrument yang dipergunakan
dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, dapat mempengaruhi efektifitas
program instruksional (A Arsyad 2021) Pembelajaran merupakan suatu kegiatan
yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan dan
nilai-nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar.
Pembelajaran dapat melibatkan dua pihak yaitu siswa sebagai pebelajar dan guru
sebagai fasilitator, yang terpenting dalam kegiatan pembelajaran adalah
terjadinya proses belajar (learning process).(Rohani 2019). Jadi dari kata
media dan pembelajaran didapatkan kalimat media pembelajaran, dimana menurut beberapa
ahli dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan semua alat dan bahan
yang dapat dipergunakan dengan tujuan untuk belajar misalnya seperti radio,
buku, majalah, koran, televisi, smartphone, dan lain sebagainya (Riyana 2019). Media
bukan hanya sebatas alat atau bahan saja, namun beberapa elemen lain yang dapat
memugkinkan siswa mendapatkan pengetahuan. Fungsi Media Pembelajaran dalam
sistem pembelajaran, media pembelajaran memiliki beberapa fungsi dengan tujuan untuk
mewujudkan pembelajaran yang diharapkan, diantaranya adalah :
1. Menangkap sebuah objek atau peristiwa tertentu.
2. Memanipulasi kondisi, peristiwa, atau objek tertentu.
3. Kesempatan lebih merata.
4. Pembelajaran lebih berdasarkan ilmu.
5. Menampilkan objek yang oversize untuk disajikan dalam ruang kelas
6. Melambatkan suatu gerakan yang terlalu cepat
7. Penyederhanaan suatu objek yang detail dan rumit, dll
Klasifikasi
Media Pengajaran
Dari berbagai macam media yang ada, media dapat diklasifikasikan
berdasarkan karakteristik dan sifat-sifat media, baik dari bentuknya, teknik
penggunaannya maupun kemampuanya. Selain itu, media juga digolongkan menjadi
media objek dan media interaktif.
STRATEGI DAN METODE
PEMBELAJARAN
Strategi pembelajaran adalah salah satu kompenen dalam suatu sistem pembelajaran
yang tidak dapat dipisahkan dari komponan yang lain. Strategi mempunyai arti
“rencana yang cermat tentang suatu kegiatan agar mampu mencapai sasaran yang
khusus”. Dapat pula diartikan sebagai suatu garis besar Haluan untuk bertindak
dan berperilaku agar mencapai sasaran yang sudah ditentukan. Strategi pembelajaran
adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam
lingkungan pengajaran tertentu, meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan
yang dapat memberi pengalaman belajar kepada siswa.(Anitah, 2013). Sehingga
dapat ditarik garis besarnya bahwa strategi pembelajaran adalah sebuah pola
umum perbuatan guru dan peserta didik dalam perwujudan suatu kegiatan belajar mengajar
guna mencapai tujuan yang telah digariskan. Strategi pembelajaran dipengaruhi
oleh beberapa faktor, diantaranya adalah : (1) Tujuan, (2) materi, (3) siswa,
(4) fasilitas, (5) waktu, dan (6) guru (Riyana, Cepi. 2019).
Faktor pertimbangan pemilihan strategi pembelajaran
1. Faktor Tujuan
2. Faktor Materi
3. Faktor Siswa
4. Faktor Waktu
5. Faktor Guru
Alternatif Strategi
Pembelajaran dan Metode Mengajar
Strategi pembelajaran dan metode mengajar dapat dijadikan sebagai sebuah alternatif
dalam mencapai tujuan pembelajaran.
a) Strategi Ekpositoril Klasikal
b) Metode Tanya Jawab
c) Strategi Heuristik
d) Pengajaran Kelompok
e) Pengajaran Perorangan
TUJUAN DAN MATERI
PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran adalah pencapaian dari berlangsungnya kegiatan
pembelajaran. Tujuan pembelajaran memiliki target agar dapat mencapai
tujuan-tujuan dalam penndidikan serta pembangunan nasional kedalam tahapan yang
lebih tinggi. Pada dasarnya tujuan pembelajaran mencerminkan pengetahuan, sikap
dan keterampilan peserta didik yang didapat dalam proses Pembelajaran. Menurut
Richey (2001:31) definisi tujuan pembelajaran ialah pengetahuan, keterampilan,
dan dikap yang memungkinkan pembelajar dapat melakukan tugas dan fungsi
pekerjaan tertentu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan adanya
tujuan pembelajaran pengajar memiliki tujuan serta sasaran secara pasti dalam
proses pembelajaran, sehingga pelaksanaanya akan lebih terarah dan jelas. Dalam
ruang lingkupnya, tujuan pembelajaran dibagi menjadi dua bagian, yaitu tujuan
pembelajaran umum/ instruksional umum, dan tujuan pembelajaran khusus/
instruksional khusus.
Pengertian materi
pembelajaran
Materi pembelajaran merupakan bahan pembelajaran yang terkandung dalam
kurikulum dibentuk sebagai mata pelajaran atau bidang studi yang berisi topik/subtopik
dengan rinciannya. Secara umum kurikulum memuat tiga unsur utama, yakni
pengetahuan terkait benar-salah dalam bidang keilmuan (logika), pengetahuan
terhadap baik-buruknya nilai moral (etika), serta muatan nilai seni. Di dalam
kadungan kurikulum bahan pembelajaran dapat digolongkan menjadi 4 jenis, yakni:
a. Fakta ialah sesuatu yang pernah dikerjakan bisa berupa objek atau keadaan
suatu hal.
b. Konsep/teori merupakan gagasan atau ide yang menjelaskan suatu pernyataan
dengan serangkaian fakta yang mana harus universal, meramalkan dan memadukan.
c. Perinsip adalah sebuah aturan/kaidah untuk menerapkan sesuatu atau kebenaran
dasar yang digunakan sebagai acuan dalam berpikir.
d. Proses ialah serangkaian perubahan, perekmbanga untuk melaksanakan kegiatan
secara efektif.
Menurut W.Gulo (2002;9) materi dapat dibedakan antara
materi forman dan materi informal. Materi formal adalah isi pembelajaran yang
terdapat dalam buku teks resmi(buku paket) di sekolah, sedangkan materi
informal iyalah bahan-bahan pembelajaran yang bersumber dari lingkungan sekolah
yang bersangkutan. Bahan- bahan yang informal yang dibutuhkan agar pengajar itu
lebih relevan dan aktual.
Comments
Post a Comment