Pendekatan Pembelajaran-Strategi Penyampaian Pembelajaran-Variabel Metode Dalam Pembelajaran

 

Pendekatan Pembelajaran

Kata pendekatan di dalam bidang pengajaran bisa diartikan sebagai "cara memulai pembelajaran". Syaiful (2010) mendefinisikan pendekatan sebagai sebuah pemahaman atau pandangan dari guru terhadap siswanya melalui penilaian, penentuan sikap, dan perbuatan yang dihadapi dengan tujuan agar bisa menyelesaikan masalah dalam proses pembelajaran. Definisi ini bisa dipertegas dengan pendapat Nurma (2009), yang menyatakan bahwa pendekatanmementingkan strategi dan perencanaan. Rahmawati (2011) menyatakan pendekatan pembelajaran merupakan jalan yang nantinya akan ditempuh serta digunakan oleh pendidik agar siswa belajar sesuai suatu tujuan tertentu. Sehingga bisa disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran adalah suatu sudut pandang tentang cara mengelola kegiatan belajar mengajar serta perilaku siswa agar bisa mencapai tujuan belajar yang telah ditentukan. Menurut Roy Killen (1996), secara umum terdapat dua pendekatan pembelajaran, yakni teacher centered approach, pendekatan yang berpusat pada pendidik atau guru, dan student centered approach, pendekatan yang berpusat pada peserta didik atau siswa.

·         Teacher Centered Aproach

Pendekatan yang berfokus pada guru ini merupakan pendekatan yang konvensional, fungsi atau peran guru di sini ialah memberikan materi kepada siswa yang diharapkan secara pasif menerima materi tersebut. Guru jugalah yang bertanggungjawab dan memegang kontrol kelas secara penuh. Kelebihan pendekatan teacher centered menurut Syaiful Bahri Djamarah (2016: 153), pembelajaran yang berpusat atau dominan pada guru memiliki kelebihan yang perlu di ketahui baik oleh pendidiknya sendiri atau peserta didik yaitu

1.      Guru mudah menguasai kelas

2.      Mudah mengorganisasikan tempat duduk/ kelas

3.      Dapat diikuti oleh jumlah siswa yang besar

4.      Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik

5.      Membantu siswa mendapatkan informasi yang sulit di akses dengancara lain

6.      Membantu siswa mengintegrasikan informasi dari berbagai sumber

Kekurangan pendekatan teacher centered menurut Syaiful Bahri Djamarah (2016:154) juga pembelajaran teacher centered memiliki kekurangan pula, yaitu:

1.      Mudah menjadi verbalisme

2.      Mematikan kreativitas peserta didik

3.      Menyebabkan siswa menjadi pasif

4.      Guru sulit untuk menyimpulkan bahwa siswa mengerti dan tertarik dengan apa yang disampaikan

·         Student Centered Approach

Pada dasarnya pendekatan ini adalah kebalikan dari teacher centered approach. Didalam pendekatan ini, pendidik berperan sebagai fasilitator dan motivator artinya pendidik bukanlah satu-satunya sumber informasi pada saat kegiatan pembelajaraan.

Kelebihan pendekatan student centered, Zaenal Mustakim (2017: 181-182) memaparkan kelebihan dari pendekatan ini, diantaranya yakni:

1.      Siswa dapat menggali potensinya saat belajar dengan nyaman

2.      Siswa memiliki motivasi yang kuat untuk mengikuti pembelajaran

3.      Tumbuhnya suasana demokratis saat pembelajaran

4.      Dapat memperluas wawasan serta pengetahuan pendidik dengan adanya kebebasan berpendapat untuk siswa.

Kekurangan pendekatan student centered, Zaenal Mustakim (2017: 183) juga memaparkan kekurangan dari pendekatan ini, yakni:

1.    Sulit diterapkan di kelas yang besar karena akan timbul kegaduhan dan guru mengalami kesulitas mengendalikannya

2.    Memerlukan waktu lebih banyak

3.    Tidak efektif untuk semua jenis kurikulum

Jenis Pendekatan Pembelajaran yang Lainnya

Selain kedua pendekatan di atas, banyak para ahli yang menyatakan pendapatnya masing-masing mengenai jenis pendekatan pembelajaran, seperti Pendekatan Kontekstual, Pendekatan Konstruktivisme, Pendekatan Pemecahan Masalah, Pendekatan Induktif, Pendekatan Deduktif, Pendekatan Open-Ended, Pendekatan Saintifik, Pendekatan Inkuiri, Pendekatan Individu, Pendekatan Kelompok, Pendekatan Campuran, dan Pendekatan Edukatif.

Strategi Penyampaian Pembelajaran

Strategi penyampaian pembelajaran juga disebut metode untuk melaksanakan pembelajaran (Degeng, 1989). Strategi penyampaian berorientasi kepada cara-cara penyampaian pembelajaran kepada pebelajar; dan sekaligus untuk menerima serta merespon masukan-masukan dari pebelajar. Karena hal ini maka strategi ini dapat kita sebut sebagai metode dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Dalam perancangannya terdapat tiga aspek yang harus diperhatikan sebagai strategi penyampaian pembelajaran, yaitu (1) sumber belajar, (2) interaksi pebelajar dengan sumber belajar, dan (3) bentuk belajar mengajar.

Variabel Metode Dalam Pembelajaran

Metode pembelajaran menurut Djamarah, SB. (2006:46) “cara yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan tertentu”. Macam-macam metode dalam pembelajaran, Strategi untuk mengatur isi pembelajaran dapat dibagi menjadi dua jenis: strategi organisasi tingkat mikro dan makro. Sebuah mikrostrategi adalah cara untuk mengatur konten pembelajaran yang berkisar pada satu konsep, prosedur, atau prinsip. Strategi makro adalah cara untuk mengatur konten pembelajaran yang berisi beberapa konsep, prosedur, atau prinsip. Fungsi metode dalam pembelajaran, (1) Sebagai Alat Motivasi Ekstrinsik, (2) Sebagai Strategi Pembelajaran, (3) Sebagai Alat untuk Mencapai Tujuan. Tujuan metode dalam pembelajaran, pada dasarnya, tujuan utama dari metode pembelajaran adalah untuk mengembangkan keterampilan individu siswa sehingga ia dapat memecahkan masalahnya. Adapun beberapa tujuan dari metode pembelajaran adalah sebagai berikut:

1. Membantu siswa mengembangkan keterampilan individu dan mengatasi masalah dengan terobosan dalam solusi alternatif.

2. Mendukung proses belajar mengajar untuk pelaksanaan kegiatan belajar yang optimal.

3. Membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang diperlukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan.

Comments

Popular posts from this blog

Review artikel topik 9&10