DESAIN PENELITIAN BAGIAN 2 (Desain Penelitian, Jenis Jenis Penelitian, dan Teknik Pengumpulan data dalam desain penelitian)

ESAI KECIL TOPIC 3

DESAIN PENELITIAN BAGIAN 2

Desain Penelitian, Jenis Jenis Penelitian, dan Teknik Pengumpulan data dalam desain penelitian

Desain penelitian merupakan suatu rangkaian prosedur atau metode yang digunakan untuk menganalisis dan menghimpun data untuk menentukan variabel yang akan menjadi topik penelitian. Dalam desain penelitian tentunya membutuhkan rancangan penelitian,rancangan penelitian tersebut mencakup tentang hal hal berikut:

1.Sumber informasi yang perlu disaring

2.Sifat kajian

3.Tujuan kajian

4.Konteks kajian dengan masalah yang lain

5.Wilayah geografis yang akal diliput oleh kajian

6.Periode waktu

7.Dimensi kajian

8.Dasar pemilihan data

9.Teknik yang digunakan dalam penghimpunan data

Adapun ciri ciri dari desain penelitian yaitu sebagai berikut:

1.Keabsahan:Untuk mengukur hasil penelitian.

2.Digeneralisasikan:Untuk memberikan hasil yang bisa diterapkann oleh banyak orang dan tidak terbatas pada ukuran sampel atau kelompok penelitian.

3.Netral :Untuk membuat beberapa asumsi yang akan diuji dan memastikan asumsi tersebut bebas bias dan netral.

4.Reliability:Peneliti wajib membuat pertanyaan yang membuat data terpercaya dan bisa diandalkan keakuratannya.

5.Validitas:peneliti melihat kembali apa yang menjadi tujuan penelitian.

JENIS PENELITIAN


Berdasarkan funsinya,terdapat tiga jenis penelitian yaitu penelitian dasar,penelitian

terapan,dan penelitian evaluatif.

1. Penelitian dasar merupakan penelitian yang bertujuan untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memajukan teori yang ada dan penemuan teori baru.Penelitian dasar diarahkan untuk mengetahui,menjelaskan,dan memprediksi tentang fenomena alam dan sosial.Tingkat generalisasi hasil penelitian dasar bersifat abstrak dan umum juga berlaku secara universal.

2. Penelitian terapan merupakan penelitian yang bertujuan untuk memberikan solusi praktis untuk masalah tertentu.Juga merupakan teknik penyelidikan yang melibatkan pemecahan masalah dengan menerapakn metodologi empiris kesuatu objek,bidang studi,atau subjek penelitian.Penelitian terapan mendorong penelitian lebih lanjut,menyarankan teori dan praktek baru serta pengembangan metodologi untuk kepentingan praktis.Hasil penelitian terapan tidak perlu suatu penemuan yang baru tetapi merupakan aplikasi dari penelitian yang sudah ada.

3. Penelitian evaluatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk melakukan evaluasi dimana evaluasi dalam hal ini berhubungan dengan adanya hal yang diharapkan,kemudian dinilai dengan melakukan evaluasi.penelitian ini dimaksudkan untuk mengukur keberhasilan suatu program,produk,atau kegiatan tertentu.Jadi yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang apa yang terjadi,yang merupakan kondisi nyata mengenai keterlaksanaan rencana yang memerlukan evaluasi.

Perbedaan

Jenis Penelitian berdasarkan sifat permasalahannya

Berdasarkan sifat permasalahannya,jenis penelitian dibagi menjadi delapan macam sifat yaitu: penelitian historis,penelitian deskriptif, penelitian eksperimen, penelitian kausal komperatif, penelitian tindakan, penelitian kasus,dan penelitian perkembangan.

Teknik pengumpulan data

Teknik yang sering kali dipergunakan adalah observasi dan wawancara (Komaruddin, 1974: 112 – 113). Menurut Winarno Surakhmad, teknik pengumpulan data terbagi menjadi dua jenis teknik yaitu :

a. Teknik Observasi (pengamatan) langsung dan tak langsung.

b. Teknik Komunikasi (Wawancara) langsung dan tak langsung (Surakhmad, 1994 : 162).

Berikut adalah penjelasan dari teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara dalam desain penelitian.

1. Observasi

Observasi atau pengamatan merupakan metode pertama yang digunakan dalam melakukan penelitian ilmiah (Koentjaraningrat, 1993 : 108). Observasi memiliki pengertian sebagai “pemilihan, pengubahan, pencatatan, dan pengodean serangkaian perilaku dan suasana yang berkenaan dengan organisme in situ, sesuai dengan tujuan-tujuan empiris”.

2. Wawancara

Salah satu metode pengumpulan data yang kedua ialah dengan wawancara. Dengan wawancara bisa mendapatkan informasi dengan cara bertanya langsung atau tak langsung kepada responden. Wawancara merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap survey. Tanpa wawancara, peneliti akan kehilangan banyak informasi yang hanya dapat diperoleh dengan bertanya langsung kepada responden. teknik komunikasi langsung terbagi menjadi dua, yaitu interview (wawancara), dan teknik komunikasi tak langsung yaitu angket (questioner). Tujuan mengadakan wawancara, antara lain :

1) Menyusun mengenai orang, kejadian, organisasi, perasaan, motivasi, tuntutan, kepedulian dan lain-lain kebulatan;

2) Menyusun kembali kebulatan-kebulatan demikian sebagai yang dialami masa lalu;

3) Memberi gambaran kebulatan-kebulatan sebagai yang diharapkan untuk dialami pada masa yang akan datang;

4) Memverifikasi, mengubah, dan memperluas informasi yang diperoleh dari orang lain; dan

5) Memverifikasi, mengubah dan memperluas susunan yang dikembangkan oleh peneliti sebagai pengecekan anggota (Moleong, 2013 : 186).

DAPUS

Koentjaraningrat, Metode-metode Penelitian Masyarakat, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1993

J. Moleong, Lexy, Metodologi Penelitian Kualitatif, Remaja Rosdakarya, Bandung, 2013

Surakhmad, Winarno, Pengantar Penelitian Ilmiah (Dasar, Metoda, Teknik), Tarsito, Bandung, 1994 

Comments

Popular posts from this blog

Review artikel topik 9&10