Review artikel topik 7 penelitian kuatitatif
Melly
Yuni Anjani/ 250321830259/ Tugas review artikel metopen minggu 3/ Topik 7: Validitas dan
reliabilitas
Validity Threats in Quantitative
Data Collection With Games: A Narrative Survey
David Gundry and Sebastian
Deterding
https://doi.org/10.1177/1046878118805515
Analisis:
Gundry
& Deterding secara sistematis memetakan ancaman validitas yang khas ketika games
digunakan sebagai alat pengumpulan data kuantitatif—memberi kerangka konseptual
(complexity, variance, framing, dan faktor pemain) dan rekomendasi penelitian
lanjutan—tetapi paper ini bersifat tinjauan naratif dengan sampel literatur
terbatas sehingga lebih banyak menghasilkan agenda penelitian daripada bukti
empiris baru; pendekatannya kuat secara konseptual tetapi kurang bukti
kuantitatif untuk menguji hipotesis yang diusulkan (validitas internal argumen
bergantung pada luasnya literatur yang diikutsertakan).
Gap:
Belum
ada sintesis sistematis mengenai ancaman validitas yang spesifik muncul pada
penggunaan game sebagai alat pengumpulan data kuantitatif. Literatur sebelumnya
bersifat terpisah-pisah, hanya membahas ancaman tertentu (misalnya beban
kognitif, bias gamer/non-gamer) tanpa kerangka menyeluruh untuk menganalisis
validitas pada penelitian berbasis game
Metode: A-Narrative Survey
Tujuan:
Mengidentifikasi
dan mensistematisasi ancaman-ancaman validitas khusus yang muncul ketika
permainan (games) dipakai untuk pengumpulan data kuantitatif, lalu mengusulkan
jalur penelitian metodologis ke depan.
Hasil:
Mengelompokkan
ancaman ke dalam empat domain utama:
(1)
Systemic complexity — emergent properties dan cognitive load yang
menyulitkan isolasi perlakuan;
2)
Variance — diversitas game, setup, konten, gameplay, dan pembaruan
komersial yang merusak kontrol eksperimental;
(3)
Framing — perbedaan antara bingkai permainan dan situasi target yang
mengubah perilaku (mis. licensing strategic action, muted consequences);
(4)
Players — sampling bias dan heterogenitas pemain (gamer vs non-gamer,
genre expertise) yang mengurangi generalisasi. Mereka juga mengusulkan mitigasi
(pretesting, modding/ bespoke games, dokumentasi versi, desain sampel) dan
agenda penelitian (mis. pemetaan perilaku in-game ↔ real-world). Pembahasan
menekankan bahwa meski beberapa ancaman bisa dikurangi dengan desain, banyak
isu memerlukan program penelitian metodologis tersendiri.
Novelty:
Artikel
ini pertama kali menyusun sistematisasi ancaman validitas yang komprehensif
khusus untuk data collection dengan game. Mengusulkan
framework 4 kategori ancaman sebagai kerangka awal untuk penelitian lanjutan
dan sebagai panduan desain eksperimen berbasis game
Keterbatasan: Hanya menggunakan narrative review,
bukan systematic review dengan meta-analisis. Tidak ada uji empiris untuk
memvalidasi atau mengukur seberapa besar dampak setiap ancaman pada kualitas
data. Masih berupa “first draft” → membutuhkan penelitian lanjutan yang lebih
kuantitatif dan eksperimental
Comments
Post a Comment