Review artikel minggu ke-9

 

Melly Yuni Anjani/ 250321830259/ Tugas review artikel metopen minggu 3/ Topik 9

Regression model for students’ learning style in distance statistics education

https://ejournal.upsi.edu.my/index.php/EJSMT/index

Leomarich F. Casinillo

Tahun publikasi: 2023

Gap:

Banyak studi tentang learning styles selama COVID-19, tetapi jarang fokus khusus pada pembelajaran statistik jarak jauh (distance statistics education).

Minimnya studi yang memodelkan faktor-faktor determinan learning style (visual, auditory, tactile) menggunakan model statistik pada konteks universitas di area pedesaan

Jadi gap = kekurangan penelitian kuantitatif (model regresi) yang spesifik untuk learning styles dalam konteks statistik jarak jauh, terutama di setting universitas pedesaan selama “new normal”.

Tujuan:

Mendeskripsikan learning styles (visual, auditory, tactile) mahasiswa dalam pembelajaran statistik jarak jauh.

Membangun model regresi untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan/signifikan terhadap masing-masing learning style pada konteks tersebut.

Metode:

Desain: Cross-sectional, “complex-correlation” (penulis menyebutnya demikian) dengan tujuan membangun model predictor

Novelty:

1.      Fokus khusus pada pembelajaran statistik jarak jauh (distance statistics education) selama “new normal” — banyak penelitian learning styles yang lebih umum, tetapi sedikit yang fokus pada statistik sebagai mata kuliah yang dianggap “sulit/teknikal”.

2.      Pemodelan determinan learning style menggunakan regresi linear pada konteks universitas pedesaan (sample dari VSU) — penggunaan variabel profil (usia, log income, jam belajar, leisure, mental health, relationship with teachers) untuk memodelkan masing-masing tipe learning style.

3.      Menyajikan temuan empiris yang mengaitkan pendapatan keluarga dengan preferensi auditory dan jam belajar & leisure dengan preferensi tactile khusus pada konteks statistik jarak jauh

Hal lama:

literatur terdahulu:

  • Literatur lama: Banyak studi belajar gaya (VAK/VARK) yang bersifat deskriptif (mendefinisikan proporsi visual/auditory/tactile) atau yang menguji kecocokan learning style dengan teknik pengajaran di berbagai mata pelajaran (bahasa, ekonomi, matematika). Banyak juga studi mengenai dampak umum COVID pada pembelajaran (satisfaction, access, engagement). Namun, penelitian yang menggunakan model statistik untuk memprediksi learning style khusus pada mata kuliah statistik (yang memiliki sifat teknikal) relatif jarang. Artikel ini mengisi celah itu dengan menerapkan model OLS dan rangkaian diagnostik untuk tiga outcome learning style secara terpisah.
  • Kenapa itu menambah yang lama?: Studi-studi terdahulu sering berskala umum atau terhadap konteks non-statistik; studi ini menambahkan bukti empiris bahwa faktor demografis & kondisi belajar (family income, jam belajar, leisure) berkorelasi berbeda dengan tiap tipe learning style pada konteks statistik jarak jauh—memberi nuansa bahwa intervensi pedagogis sebaiknya disesuaikan menurut konteks mata kuliah dan profil siswa. Dengan kata lain, novelty bukan pada teori learning styles itu sendiri (VAK bukan baru), tetapi pada aplikasi model prediktif terhadap learning styles di konteks spesifik statistik jarak jauh dan identifikasi korelasi tertentu (income→auditory; study hours→tactile)

Keterbatasan:

1.      Penggunaan OLS untuk outcome berbentuk mean Likert 3-poin

2.      R² sangat rendah & model kolektif tidak signifikan

3.      Potensi endogenitas / variabel omitted

Comments

Popular posts from this blog

Review artikel topik 9&10